Koran Samosir
Headlines News :

Latest Post

2 Koruptor Alkes Samosir dituntut 3,5 Tahun Penjara

Diposting oleh Koran Samosir on Kamis, 24 April 2014 | 1:02 PM

Ilustrasi
Koran Samosir

Medan - Dua terdakwa kasus perkara dugaan korupsi alat kesehatan (alkes) Kabupaten Samosir, Sabarudin Sianturi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan dr Timbul Panjaitan selaku Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP), dituntut masing-masing tiga tahun dan enam bulan penjara dalam sidang lanjutan yang berlangsung di ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Rabu (24/4/2014).

Dalam pembacaan tuntutannya, jaksa penuntut dari Kejati Sumut, Eva juga meminta terdakwa dikenakan pidana denda Rp 500 juta subsidair 3 bulan kurungan. Untuk kasus pencucian dalam kasus ini penuntut umum menuntut terdakwa selama 1 tahun penjara dan membayar denda Rp 500 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp 50 juta dari uang yang diperoleh terdakwa sebesar Rp 225 juta dari Ridwan Winata selaku rekanan dalam proyek alkes sebesar Rp 5.9 Milliar yang bersumber dari APBD 2012.

Menurut jaksa, jumlah uang pengganti itu didapat setelah terdakwa pada saat proses penuntutan mengembalikan ke Kejari Balige sebesar Rp 70 juta ditambah lagi dengan sebidang tanah ukuran 10 kali 30 yang berada di Jalan Legiun Veteran, Kelurahan Medan Estate, Kabupaten Deliserdang  yang dibeli dari Henny Sinaga sebesar Rp 130 juta.

Begitu pula untuk dr Timbul Panjaitan selaku Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP), dituntut selama tiga tahun dan enam bulan penjara denda Rp 500 juta subsidair 3 bulan kurungan, namun terdakwa tidak dikenakan membayar uang pengganti dikarenakan sudah membayar pada saat proses penuntutan dengan dititipkan atas nama rekening Kejari Balige.

Dalam tuntutannya, jaksa juga menuntut Sabarudin Sianturi yang bertindak sebagai PPK dalam pasal berlapis yakni melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Sedangkan dr Timbul Panjaitan selaku Ketua ULP disangkakan telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi, sehingga negara dirugikan.

Dijelaskannya, pengadaan Alkes dan KB (Keluarga Berencana) di Kabupaten Samosir itu, sebanyak 101 item pengadaan dengan Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir TA 2012.

Kedua terdakwa diduga telah menggelembungkan harga alkes dan KB. Ini terungkap dari keterangan saksi dan ahli termasuk distributor alkes menyatakan alat tersebut sudah bekas pakai atau rekondisi. (Tri)

PDIP Dominasi Suara di Samosir

Koran Samosir

Samosir - Dari Rekapitulasi Perhitungan Suara yang dilakukan KPUD Samosir di Hotel Gorat Palipi beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa Partai PDIP mendominasi Suara di Kabupaten Samosir.

Dari hasil rekapitulasi calon anggota DPRD Samosir didominasi PDI Perjuangan enam kursi, yakni Sorta Ertaty Br Siahaan, Rismawati Br Simarmata, Arnold Hujogo Sitanggang, Pardon ME, Saut M Tamba, Megianto Sinaga. Dari Partai NasDem, Jonner Simbolon, Hendrik Naibaho, Basrun Sihombing dan Sarhochel M Tamba.

Sementara dari Partai Gerindra, Panda Lovita br Sidabutar, Mardan Sihotang, dan Nurmerita br Sitorus. Dari Partai Golkar, diwakili Rosinta Sitanggang, Jonni Sagala dan Parluhutan Sinaga. Dari Partai Demokrat diwakili Russel B Sihotang, Bolusson Pasaribu dan Pernando Sinaga.

Sementara dari Hanura, Jungjungan Situmorang, Saur Tamba dan Suhanto Sitanggang, dari PAN diwakili Ronal Nirma Sihotang, dari PKB diwakili Nasip Simbolon dan Victor Simbolon.

Berdasarkan informasi, Rekapitulasi yang terjadi berlangsung aman dan tertib walau ada sedikit perdebatan panjang didalamnya, pasalnya salah satu Saksi Partai Politik merasa keberatan atas hasil rekapitulasi di Desa Hariara Pintu Desa Harian.

Saksi dari Gerindra, Jautir Simbolon meminta agar dilakukan pemungutan suara ulang di tiga TPS karena ada dugaan kelalaian kesalaha dari Kelompok Penyelenggara atau KPPS. "Diduga telah terjadi kesalahan dan kelalaian oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tiga TPS di desa itu," kata Jautir dengan nada keras.

Menanggapi hal itu, Ketua KPUD Samosir, Suhadi Situmorang menyatakan, proses pemungutan suara di Desa Hariara pintu sudah sesuai prosedur dan pada tahap rapat pleno PPK tingkat kecamatan para saksi Parpol menyetujui segala hasil pemilu di Harian.

Dilain Pihak, Ketua Panwaskab Samosir, Tumbur Sitanggang menghimbau agar setiap persoalan dipersilahkan untuk dilaporkan dengan memberikan bukti-bukti sehingga acara tetap dapat berjalan. 

Pemkab Samosir gencar promosi wisata

Diposting oleh Koran Samosir on Sabtu, 05 April 2014 | 3:28 PM

Gubsu beberapa waktu lalu canangkan Visit Samosir Year 2014-2015
KORAN SAMOSIR

"Promosi Wisata Samosir untuk tahun ini akan lebih gencar dan terarah dilakukan. promosi itu akan dilakukan melalui program penayangan gambar di sejumlah lokasi strategis dan informasi mengenai potensi pariwisata Samosir, termasuk kawasan wisata Danau Toba. lokasi itu diantaranya, Bandara Kuala Namu, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Hang Nadim Batam."

Demikian dikatakan Bupati Samosir, Mangindar Simbolon Sabtu (4/4) di Pangururan. Selain itu, lanjut Mangindar, potensi pariwisata Samosir akan dipromosikan dengan menggunakan wahana televisi atau airporteve sekaligus mengintensifkan kegiatan promosi pariwisata Samosir melalui pemasangan baliho maupun spanduk di sekitar bandara tersebut.

Khusus daerah Sumut, Pemkab Samosir telah melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain dengan membuka samosir corner di Areal Bandara Silangit Taput.

Selanjutnya, kepada seluruh Jajaran SKPD Pemkab Samosir bersama-sama dengan masyarakat memperkokoh kebersamaan membangkitkan kembali pariwisata yang dicanangkan melalui program tahun kunjungan wisata Samosir 2014-2015 atau “Visit Samosir Year 2014-2015″.

Dewan Pers : Media Harus menghormati etika jurnalistik

Diposting oleh Koran Samosir on Kamis, 27 Maret 2014 | 11:56 AM

KORAN SAMOSIR

JAKARTA - Melihat maraknya indikasi ketidaknetralan serta ketidak profesionalan suatu media menjelang pemilu ini, Dewan Pers akhirnya angkat bicara. Ketua Dewan Pers Bagir Manan dengan tegas meminta kepada para pemilik media untuk menghormati etika jurnalistik agar terwujud pers yang sehat.

demikian dikatakan Bagir Manan saat mengikuti acara "Menakar Independensi dan Netralitas Jurnalisme dan Media Indonesia", di gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (26/3)

Beberapa partai yang memiliki media disinyalir melakukan indikasi yang tidak netral menjelang pemilu legislatif dan pemilihan presiden mendatang.

Hasil penelitian Masyarakat Peduli Media menunjukkan adanya keberpihakan media terhadap pemiliknya. Peneliti dari Masyarakat Peduli Media, Muzayin Nazaruddin, memberikan dua contoh media televisi yang berpihak ke pemiliknya, TV One milik Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Metro TV milik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

TV One, kata Muzayin, lebih banyak menyiarkan Partai Golkar dan Aburizal Bakrie dibanding partai dan calon presiden lainnya.

"Demikian pula Metro TV lebih banyak menampilkan Surya Paloh dan narasumber dari Partai NasDem," ujarnya.

Keberpihakan tak hanya terjadi di televisi tapi juga media cetak. Muzayin memaparkan Rakyat Merdeka memberi porsi pemberitaan dominan bagi Dahlan Iskan, pemilik Jawa Pos Group.

"Dalam pemberitaan di Rakyat Merdeka, figur Dahlan Iskan selalu digambarkan secara positif," ucapnya.

Media Indonesia pun begitu. Media Indonesia, Muzayin menyatakan cenderung memberitakan Partai NasDem secara positif. "Jadi, Media Indonesia dan Rakyat Merdeka cenderung berpihak kepada pemiliknya," tutur Muzayin.

Media sebagai kontrol sosial seharusnya memiliki sifat yang netral dengan tidak berpihak dengan pihak-pihak tertentu, sehingga diharapkan kepada Dewan Pers sebagai wadah yang mengatur tentang media membentuk suatu regulasi yang mengatur independensi suatu media sekaligus memberikan terguran keras kepada media yang melanggar aturan tersebut.

Kejaksaan Negeri Pangururan dibentuk

Diposting oleh Koran Samosir on Rabu, 19 Maret 2014 | 6:52 PM

Kepres No.11 Tahun 2014
KORAN SAMOSIR

SAMOSIR - Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2014 tentang pembentukan Kejaksaan Negeri di 6 (enam) daerah pada hari senin (10/03) yang lalu. Keenam daerah dimaksud adalah Bungku, Pangururan, Dataran Hunipopu, Kwandang, Gunung Tua dan Morotai Selatan.

Dengan demikian, Wilayah Samosir yang sebelumnya berada dalam wilayah hukum Kejaksaan Negeri Balige telah berdiri sendiri menjadi Kejaksaan Negeri Pangururan. 

Dalam Kepres itu disebutkan, Kejaksaan Negeri Pangururan berkedudukan di Pangururan, dan daerah hukumnya meliputi wilayah Kabupaten Samosir. 

Menurut Keppres ini, perkara pidana dan perkara lainnya sebelum Keputusan Presiden ini ditetapkan telah ditangani oleh Kejaksaan Negeri sebelumnya tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan, dialihkan dan diselesaikan oleh Kejakaan Negeri yang ditetapkan berdasarkan Keppres No. 11/2014 ini.

“Pembiayaan yang diperlukan dalam rangka pembentukan, pembinaan, dan pelaksanaan tugas, wewenang, serta fungsi Kejaksaan Negeri Bungku, Kejaksaan Negeri Pangururan, Kejaksaan Negeri Dataran Hunipopu, Kejaksaan Negeri Kwandang, Kejaksaan Negeri Gunung Tua, dan Kejaksaan Negeri Morotai Selatan dibebankan pada anggaran Kejaksaan Negara Republik Indonesia,” bunyi Pasal 5 Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2014 itu.

Adapun penetapan tipe, tugas, wewenang, fungsi, susunan organisasi, dan tata erja akan ditetapkan oleh Jaksa Agung setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Pendayagunaan Aparatan Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). (Ingin baca Kepres tersebut, klik gambar)

Pasangan Nikmat Unggul di Pilkada Taput

Diposting oleh Koran Samosir on Jumat, 07 Maret 2014 | 6:46 PM

Koran Samosir

Perhitungan Suara pada Pilkada Taput untuk sementara waktu pasangan Nikson Nababan-Mauliate Simorangkir (NIKMAT) unggul dari rivalnya Saur Lumbantobing-Manerep Manalu (SAURMA).

Menurut informasi yang dihimpun, Jumat (7/3), pasangan NIKMAT unggul dengan perolehan suara sebayak 74.941 atau sekitar 54 persen suara. Sedangkan pasangan SAURMA memperoleh 68.360 suara atau 46 persen.

Walaupun belum ada keterangan resmi dari KPU, namun perolehan suara kedua pasangan bersaing ketat hampir di seluruh kecamatan.
Pelaksanaan Pilkada putaran kedua ini dilakukan setelah pada pemungutan suara 23 Oktober lalu tidak ada satupun pasangan calon yang meraih suara diatas 30 persen.

Gubsu Canangkan Tahun Kunjungan Wisata Samosir

Diposting oleh Koran Samosir on Sabtu, 01 Maret 2014 | 6:49 PM

Gubsu Bersama Bupati Samosir dan Staf Ahli Kemenpraf
KORAN SAMOSIR

SAMOSIR - Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho mencanangkan Tahun Kunjungan Wisata Samosir 2014-2015, JumaT (28/2). "Pencananangan Tahun Kunjungan Wisata Samosir dinilai sebagai momen yang tepat pada puncak Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Samosir ke-10," katanya di Pangururan, Samosir.

Pencanangan Tahun Kunjungan Wisata Samosir tersebut ditandai dengan penekanan sirene dan atraksi menjatuhkan tabung berisi tulisan "Terberkatilah Samosir Negeri Indah Kepingan Surga" dari Gunung Pusuk Buhit dengan moda  paramotor- mirip paralayang dengan mesin.

Menurut dia, pencanangan diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata Samosir. Gubernur mengingatkan, ada dua  kunci sukses untuk menarik wisatawan datang ke Danau Toba dan objek wisata lainnya di Samosir yaitu pembangunan infrastruktur sosial budaya dan infrastruktur kepariwisataan.
 
Menurut Gatot, infrastruktur budaya menentukan kepuasan wisatawan. Konsep budaya  Batak "Dalian Natolu", katanya,  sebenarnya bisa dijadikan modal sosial dalam meningkatkan pelayanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba. "Semua wisatawan harus dipandang sebagai hula-hula, dan  masyarakat sebagai boru sehingga kita harus hormati, sayangi dan berikan pelayanan  terbaik," ujarnya.
 
Untuk pengembangan infrastruktur kepariwisataan, Gubernur meyakinkan bahwa Danau Toba akan ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Nasional. Dengan penetapan itu, diharapkan kawasan Danau Toba termasuk Samosir akan masuk dalam program nasional sehingga pemerintah pusat  ikut dalam penyediaan berbagai infrastruktur kepariwisataan di daerah tersebut.
 
Danau Toba juga menjadi kandidat pemilihan Global Geopark Network oleh Unesco. "Apabila terwujud, Danau Toba bukan hanya milik Samosir, tapi juga milik dunia," ujarnya .

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu melalui rekaman videonya yang ditayangkan dalam acara itu  juga menekankan penerapan sapta pesona untuk menyukseskan tahun wisata Samosir."Mari bersama wujudkan keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan," ujar Marie.

Marie mengatakan pembangunan kawasan Danau Toba  akan menjadi prioritas karena segera ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional sehingga Pemerintah Pusat  akan memfasilitasi pengembangan Samosir. Dia berharap, langkah itu merupakan  titik awal yang baik atau  awal bangkitnya Danau Toba dan Samosir.

Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengatakan bahwa pihaknya terus konsisten mengampanyekan peningkatan keramahan, kebersihan dan kejujuran bagi masyarakat agar Samosir menjadi daerah tujuan wisata utama di Sumut. (Rol)

KPUD Samosir Gelar Sosialisasi Pemilih

KORAN SAMOSIR

SAMOSIR - Samosir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Samosir melakukan sosialisasi kepada Pemilih Pemula di beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, antara lain SMA Negeri 1, SMA Negeri 2 , SMA Karya Jaya, SMK HKBP dan SMA Santo Mikael di Pangururan.

Sosialiasi yang diikuti oleh ribuan siswa itu dilakukan langsung oleh seluruh Komisioner KPU Samosir, yaitu SMA Karya Jaya dengan Narasumber Ketua KPU Samosir Suhadi Situmorang, SMA Negeri 1 oleh narasumber Koordinator Divis Teknis Fernando Sitanggang , SMA Santo Mikael oleh narasumber Koordinator Divisi Sosialiasi Jonsen Situmorang dan SMA HKBP Pangururan oleh narasumber Koordinator Divisi Hukum Junedi Barus.

Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Fernando Sitanggang yang ditemui wartawan seusai melakukan sosialisasi ditengah ribuan siswa SMA Negeri 1 Pangururan, Sabtu (22/2) menyampaikan, kegiatan itu ditujukan kepada para pemilih pemula yang sudah berusia 17 tahun atau lebih supaya dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu 9 April 2014 nanti .

"Diperkirakan pemilih pemula berjumlah lebih kurang 40 persen dari jumlah pemilih, dan ini merupakan potensi yang sangat besar untuk suksesnya pemilu 9 April 2014, nanti yang bermuara pada meningkatnya partisipasi pemilih, khususnya di Kabupaten Samosir," ucap Fernando Sitanggang.

Selain menjadi pemilih pemula, siswa-siswa SMA ini diharapkan juga dapat menjadi narasumber dan pendorong kepada warga di lingkungannya masing-masing untuk datang memilih pada pemilu 9 April 2015. (MB)

Daftar Kelulusan Honorer K2 Pemkab Samosir

Diposting oleh Koran Samosir on Sabtu, 22 Februari 2014 | 1:05 PM

KORAN SAMOSIR


Doc by Koran Samosir

IKUTI KAMI DI FB

 
Support : Copyright © 2011. Koran Samosir - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger